Friday, March 26, 2010

Desire to Intention Knowledge Sharing

Kali ini saya ingin membahas salah satu faktor krusial yang sangat penting dan vital bagi kelancaran dan perkembangan KM di suatu organisai karena tanpa ini maka semua jerih payah yang telah dicurahkan organisasi di dalam membangun KM tersebut akan menjadi sia - sia dan tidak berguna sama sekali bagi kelancaran proses organisasi dalam mencapai tujuannya. Kita sudah mengetahui bahwa knowledge sharing merupakan salah satu bagian dari core process dari suatu KM karena tanpa knowledge sharing ini, maka tidak akan ada knowledge yang berguna dan bermanfaat yang dapat dibagi dan diserap oleh orang - orang yang berada didalam organisasi. Suatu perubahan haruslah dapat dilakukan untuk mendapatkan suatu hasil yang nyata bagi penerapan KM yang sukse didalam organisasi. Seseorang sebagai suatu objek didalam pengembangan KM pasti memiliki suatu hasrat dan niat untuk membantu KM tersebut menjadi lancar didalam organiasai, namun apalah arti sebuah hasrat tanpa ada niat untuk membagi ilmu tersebut. Semua orang pasti memiliki suatu pertimbangan tertentu untuk dapat membagi pengalaman dan pengetahuannya untuk orang lain karena bukan tanpa sebab bahwa dengan membagi ilmu tersebut orang yang memanfaatkan ilmu kita tersebut pasti akan menjadi sama dengan kita atau lebih daripada kita sendiri. Disinilah peran manajamen untuk menyukseskan sebuah sistem KM yang telah diterapkan karena bagaimanapun organisasi harus dapat memotivasi atau bahkan dapat memaksa anggotanya untuk dapat saling berbagi pengetahuan didalam KM tersebut. Memang tidaklah mudah dalam membagi suatu ilmu tertentu untuk orang lain, namun apalah arti sistem KM tersebut tanpa sebuah knoweledge yang berarti.

PEST Analysis for Analyzing Bussiness Factors

Didalam menganalisis suatu bisnis yang berkembang, maka diperlukan suatu metode tertentu didalam mengamati situasi dan kondisi yang ada di sekitar lingkungan bisnis tersebut. PEST merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk dapat menganalisis suatu bisnis tertentu untuk mendapatkan suatu pertimbangan tertentu mengenai bisnis perusahaan yang ingin digerakkan lebih baik lagi sesuai dengan metode PEST tersebut. Metode PEST terdiri dari :
1. Political
Merupakan faktor politik yang dapat mempengaruhi baik itu menghambat ataupun memperlancar bisnis perusahaan
2. Economical
Merupakan faktor ekonomi yang dapat mempengaruhi baik itu menghambat ataupun memperlancar bisnis perusahaan
3. Social
Merupakan faktor yang terdapat didalam budaya dan kultur suatu masyarakat tertentu yang dapat mempengaruhi bisnis perusahaan baik itu menghambat ataupun memperlancar bisnis perusahaan
4. Technology
Merupakan faktor yang mempengaruhi perusahaan dari sisi teknologi yang berkembang di sekitar lingkungan perusahaan serta teknologi yang digunakan untuk mendukung kelancaran proses bisnis perusahaan

Knowledge Management's Help Desk

Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya bahwa banyak sekali konsep teknologi untuk dapat membangun dan merancang knowledge management tersebut. Salah satu contoh dari konsep teknologi tersebut adalah pada konsep help desk. Help desk pada dasarnya merupakan sebuah teknologi dimana suatu ketika user membutuhkan suatu bantuan tertentu maka teknologi help desk tersebut akan memberikan beberapa bantuan untuk dapat membantu user dalam menyelesaikan masalah - masalah yang dihadapi. Dalam hal ini tentu help desk akan sangat berguna sekali bagi kemajuan pembangunan knowledge management di suatu organisasi tertentu karena akan membuat segala macam hal tentang knowledge - knowledge yang dimiliki oleh organisasi tersebut menjadi mudah untuk dicari dan ditemukan oleh orang - orang yang ada didalam organisasi tersebut. Help desk akan dapat membantu orang - orang didalam organisasi tersebut menemukan segala macam solusi yang dihadapinya dalam menjalankan proses organisasi yang ada melalui knowledge organisasi yang sudah ada dan tersedia. Salah satu tool dalam teknologi help desk yang dapat membantu pembangunan knowledge management adalah pada web-enabled support. Dengan web-enabled support, maka seluruh bagian organisasi yang menggunakan KM dapat langsung mencari dan menemukan solusi atas segala macam permasalahan proses yang berjalan didalam organisasi tersebut dengan cepat dan mudah serta dapat diakses dimana saja melalui web. Fitur lainnya adalah pada fitur tool desktop conferencing system (contoh : microsoft netmeeting) yang dapat dengan mudah digunakan oleh orang - orang yang memang tidak dapat mendeskripsikan atau menggambarkan bagaimana permasalahan yang mereka hadapi. Cara ini efektif karena akan melibatkan orang - orang yang memang ahli dalam menangani masalah seperti itu sebelumnya.

Importance of Networking in KM

Disini saya ingin membahas tentang keeratan sebuah KM terhadap sebuah teknologi jejaring (network). Seperti yang telah kita ketahui bahwa KM adalah sebuah konsep dimana pengetahuan yang terdapat baik di internal dan eksternal sebuah organisasi diidentifikasi dan didistribusikan ke seluruh bagian organisasi yang didalamnya terdapat individu - individu yang melakukan proses organisasi. Secara garis besar sebuah KM tidak dapat berjalan secara maksimal apabila tidak adanya budaya knowledge sharing yang baik didalam lingkungan organisasi. Hal inilah yang membuat KM memerlukan infrastruktur yang dapat mendukung
proses knowledge sharing tersebut. Sebuah jejaring sangatlah mutlak diperlukan oleh organisasi yang menerapkan sistem KM tersebut. Dengan jejaring tersebut, maka proses knowledge sharing pun dapat terjadi dengan baik karena setiap anggota organisasi akan mudah untuk saling berdiskusi mengenai permasalahan organisasi secara real- time dengan anggota organisasi lainnya dimana saja dan kapanpun. Dengan jejaring pula, maka KM yang diterapkan pun akan menjadi efektif karena informasi tentang isi dari sistem KM tersebut akan berputar diantara anggota organisasi tersebut.

Knowledge As A Great Assets for Company

Seperti yang telah kita ketahui bahwa sebuah knowledge bagi kita akan memberikan sebuah nilai tambah dimata orang lain dan di masyarakat luas. Pengetahuan akan membuat diri kita menjadi seseorang yang terdidik baik dari segi berfikir, berperilaku, bertingkahlaku, dsb. karena dengan pengetahuan itulah kita akan menjadi seseorang yang beradab dan berkembang. Namun pengetahuan bukanlah dapat kita lihat dari segi itu saja, banyak hal yang dapat dilakukan oleh
sebuah pengetahuan yang luas seperti pada halnya sebuah perusahaan. Perusahaan adalah sebuah organisasi yang kompleks yang memiliki banyak bagian - bagian yang memiliki fungsi masing - masing. Fungsi - fungsi itulah yang akan menjalankan tugasnya masing - masing demi untuk mencapai tujuan perusahaan dilihat dari visi dan misi perusahaan. Sebuah pengetahuan bagi perusahaan adalah sebuah aset yang sangat besar dan penting bagi kemajuan perusahaan karena dengan pengetahuan perusahaan dapat mengidentifikasikan berbagai macam pengetahuan di setiap bagian - bagian organisasi perusahaan untuk dapat mendokumentasikanya dengan baik agar tercipta sebuah database knowledge yang berguna bagi perusahaan ke depannya. Dengan aset pengetahuan itu, maka perusahaan akan lebih mudah dalam menjalankan proses bisnisnya dengan baik.

Knowledge Management's Groupware

Groupware merupakan sebuah software yang memfasilitasi sebuah grup atau sekumpulan orang - orang untuk dapat bekerja bersama serta berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai suatu pekerjaan tertentu yang dimiliki oleh orang - orang tersebut. Hal ini akan menimbulkan sebuah knowledge sharing secara langsung bagi orang - orang tersebut,sehingga akan dapat meningkatkan kapabilitas dan keahlian dari orang - orang tersebut. Dengan groupware, maka orang - orang tersebut dapat bekerja bersama didalam dokumen, jadwal meeting, form surat elektronik, akses folder terbatas, mengembangkan database yang dibagi, dan berkirim e-mail.
Perusahaan biasanya menggunakan groupware untuk dapat mendukung usaha kolaboratif diantara tim yang terdiri dari berbagi macam wilayah didunia. Groupware berdiri atas 3 prinsip, yaitu komunikasi, kolaborasi, dan koordinasi. Prinsip tersebut berarti bahwa untuk dapat menjalankan groupware secara efektif maka diperlukan sebuah komunikasi yang bagus yang dapat menjangkau orang - orang yang akan menggunakan groupware tersebut, lalu dengan orang - orang tersebut harus dapat berkolaborasi dalam memajukan organisasi demi kemajuan bersama serta harus ada koordinasi yang bagus dalam mengatur bagaimana jalannya groupware
tersebut.

Corporate Memory

Berdasarkan buku end-user IS, corporate memory merujuk kepada dokumen - dokumen perusahaan baik resmi maupun tidak resmi, referensi manual, prosedur manual, kebijakan, dan pengetahuan lainnya yang berhubungan dengan bisnis perusahaan. Dalam hal ini corporate memory merupakan suatu pengetahuan penting yang dimiliki oleh perusahaan baik itu secara lisan maupun tulisan selama perusahaan itu berjalan mulai pada saat berdiri hingga sekarang pada saat berjalan. Dalam knowledge management corporate memory sangatlah penting bagi kelancaran dan kehidupan organisasi perusahaan karena corporate memory pasti memiliki
bagaimana budaya yang ada didalam perusahaan sampai kepada hal - hal teknikal yang dijalankan oleh perusahaan tersebut. Corporate memory akan sangat berguna bagi kemajuan perusahaan dikarenakan dengan corporate memory, maka setiap pegawai yang ada dapat memperoleh pengetahuan khusus mengenai pekerjaanya baik prosedur pekerjaan hingga teknikal pekerjaan yang ada. Dengan corporate memory perusahaan akan memiliki aset pengetahuan yang kian berkembang seiring dengan perkembangan perusahaan ke depan karena dengan adanya corporate memory, maka pegawai - pegawai yang ada pun akan menjadi sangat ahli dalam menangani pekerjaanya. Corporate memory juga akan sangat berguna bagi tingkat manajemen karena akan membantu mereka dalam mengambil keputusan yang ada pada saat kondisi tertentu.