Hubungan antarkaryawan yang berbasis
trust merupakan prasyarat bagi efektivitas proses
sharing (Nonaka, 1991) untuk memfasilitasi kolaborasi dalam
sharing pada
explicit knowledge, terutama pada
tacit knowledge yang rumit. Pada tingkat kolaborasi antarkaryawan, Collins dan Smith (2006) mencatat tiga fondasi untuk menciptakan
trust dalam kolaborasi, yaitu:
- Ability (Unsur ability tiap pihak adalah yakin dan percaya bahwa orang lain mampu dan berketrampilan dasar untuk menjalankan tugas).
- Benevolence (Benevolence merujuk pada kemauan melakukan yang baik atau bersikap positif bagi orang lain).
- Integrity (Integrity adalah keyakinan bahwa orang lain dimotivasi oleh prinsip keadilan terhadap sesama).
No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.